Arsip untuk Puisi

Didi Ndut : Kasmaran 1

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 25 Oktober 2008 by didi ndut

Didi Ndut : Kasmaran 1

redup, angin di luar sampaikan dinginnya..

bertanya-tanya apakah gerimis jatuh dengan lembut..

ataukan hujan kembali menghebat?

tetap saja, pohon di luar meranggas layu…

didi ndut : 130898

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 28 Juli 2008 by didi ndut

130898

Allah…
Allah…
Allah…
begitu sering namamu kulupakan…

 

aku kok nakal banget ya…udah dikasih hidup tapi jarang bersyukur…hiks…hiks maapin aku ya Tuhan…

didi ndut : luka

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , , on 28 Juli 2008 by didi ndut

LUKA

tusukan pisau yang menjilati ulu hatiku
perlahan memudar, tapi…
tak seperti tatapannya yang nanar!!
yang membuat ciut nyaliku

didi ndut : retak

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 28 Juli 2008 by didi ndut

RETAK

ada luka didalam sini, tercabik-cabik di dalam hati ini
sakit di jiwa merapuh, ketika kecewa tiba-tiba menganga
karena keluarga tak lagi menjadi segalanya

ditulis pas di rumah berantem terus

didi ndut : beku

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 28 Juli 2008 by didi ndut

BEKU

kehangatan itu minggat dari hatiku
semuanya jadi dengin, beku…
perlahan hatiku menjelma gunung es
yang setiap detik bertambah tinggi, dingin, kaku, dan angkuh
dan aku tersiksa oelh keadaan ini

didi ndut : di tikungan jalan, suatu pagi

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , , on 28 Juli 2008 by didi ndut

DI TIKUNGAN JALAN, SUATU PAGI

berpapasan kita suatu pagi, ditikungan jalan,
tanpa sapa, tanpa senyum
ah… mungkin aku sudah benar-benar…
kehilanganmu

didi ndut : sesal

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 28 Juli 2008 by didi ndut

SESAL

gumpalan kata ini sempat berjejal didadaku
menyesak kemudian mengendap..
akhirnya kecewa, kau melenggang pergi
tanpa sedikitpun lambaian tangan untukku
oh.. bodohnya aku yang tak piawai mengutarakan kata cinta untukmu

didi ndut : diam

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , on 28 Juli 2008 by didi ndut

DIAM

maaf jika selama ini aku diam
karena bagimu cintaku tak lebih tinggi dari gunung
tak lebih indah dari pelangi,
tak lebih hangat dari mentari
dan selebihnya hanya egomu yang menusukku

didi ndut : ga ada judul 4

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , , on 28 Juli 2008 by didi ndut

ga ada judul 4

gerimis, seperti tangis, seperti hati teriris,
seperti aku.. sendiri..
dalam dingin yang sepi!

didi ndut : ga ada judul 3

Posted in Puisi dengan kaitan (tags) , , on 28 Juli 2008 by didi ndut

ga ada judul 3

hujan..
basah dan dingin di luar sana
masihkah namaku dihatimu..?